Trip Bego "ARGOPURO"

tiba-tiba dapet pesan singkat dari temen melalui whatsapp yang berisi "lam, pada mau jalan ke Argopuro! mau ikut ga? tgl 12 sept ini" masih mikir mau ikut atau nggak, cuti udah habis. setelah melalui beberapa proses H-7 akhirnya saya memastikan untuk bilang Okey, I'm in! hahahaa.   
Gunung Argapura merupakan sebuah gunung yang terdapat di pulau Jawa, Indonesia. Gunung Argapura mempunyai ketinggian setinggi 3.088 meter. Gunung ini sering juga disebut dengan Argopuro. Gunung Argapura merupakan bekas gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi. Gunung ini termasuk bagian dari Pegunungan Iyang yang terletak di kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Berada pada posisi di antara Gunung Semeru dan Gunung Raung. Ada beberapa puncak yang dimiliki oleh gunung ini. Puncak yang terkenal bernama Puncak Rengganis/gunung Welirang(topografichen Dienst 1928). Sedangkan puncak tertingginya berada pada jarak ± 200 m di arah selatan puncak Rengganis. Puncak tertinggi ini bernama Argapoera dan ditandai dengan sebuah tugu ketinggian (triangulasi). Gunung Argapura mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung. Gunung ini berada dalam wilayah Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Bondowoso, dan Kabupaten Situbondo, dengan puncak Rengganis ada di wilayah Kabupaten Jember yang konon menurut cerita masyarakat sekitar bermukim Dewi Rengganis, adik dari Nyai Roro Kidunsi
Sumber : Wikipedia
setelah memutuskan fix ikut maka yang saya lakukan pertama adalah mencari tiket kereta jurusan surabaya. setelah itu mempersiapkan segala hal kebutuhan (packing) dari jasmani dan rohani. tiba saatnya saya berangkat yaitu tanggal 12 september 2014. berangkat dari setasiun Purwosari solo saya berangkat dengan teman dekat saya yaitu Amay. trip kali ini saya tidak sendiri atau berangkat sedikit orang tapi 11 orang. 4 orang dari bogor yaitu Ncek, Balak, Mpe dan pacar mpe yaitu Dewi, 2 orang dari jakarta yaitu Bang Ilham dan adiknya yaitu Ojan, dari bekasi 1 orang yaitu Ijul, jogjakarta mas Agus dan banyuwangi 1 yaitu mbak Ica. kita semua ketemu di surabaya tepatnya di terminal BUNGURASIH. setelah kumpul semuanya kita pun kenalan dan mulai pengakraban supaya nantinya pas di gunung nggak garing mengingat kita semua akan bareng-bareng digunung selama kurang lebih 1 minggu full. Argopuro terkenal dengan gunung track terpanjang no 2 setelah leuser aceh. dari bungurasih kami semua menuju ke terminal besuki, kami berangkat pukul 5 pagi dan sampai di besuki kira-kira pukul 11siang.

sesampainya di besuki kami mulai membagi tugas antara lain bekal(logistic) tenda, nestingcook dll. karena diterminal besuki adalah tempat terakhir yang menyediakan keperluan terlengkap terakhir sebelum kami memasuki ke Banderan yaitu Pos pendakian Gunung Argopuro. setelah semua selesai kami pun bergegas jalan menuju Banderan menggunakan mobil Pickup. sampailah kami di banderan pukul 3 sore, sesampainya disana kami mulai basabasi dengan beberapa para pendaki dan penjaga Pos Banderan. setelah lama berbincang akhirnya kami mendapat kabar yang kurang bahagia, ternyata pada hari ini di Gunung argopuro masih dalam kondisi Evakuasi pendaki dari yogyakarta yang menghilang(walaupun udah ketemu, kita tetep kepending untuk jalan selama semalam!) setelah melakukan perundingan yang ulet dan menyebalkan sabtu pagi pada tanggal 14 kamipun berangkat dengan biaya simaksi seperti gunung SEMERU, dari informasi sebelumnya biaya argopuro tidak terlalu mahal bahkan seiklasnya tapi beda untuk kali ini 1 kepala wajib membayar 20.000 per hari! berhubung belum ada SK akhirnya kami hanya membayar 10.000/hari dan kami menggambil 5 hari walaupun akhirnya kami jalan selama seminggu :D.

Banderan, Pos Pendakian Argopuro

1. Campground 1 (mata air 1)

Mata Air 1

jam 9 pagi kami mulai jalan dari pos banderan menuju campground pertama yaitu mata air 1 yang bisa ditempuh selama kira-kira 8 jam jalan. mata air 1 tidak begitu luas kira-kira hanya cukup untuk 7 tenda lafuma summertime, suhu di mata air 1 tidak begitu dingin karena mungkin angin masih tertutup beberapa pohon-pohon besar yang masih lebat, disertai dengan pemandangan yang keren yaitu air terjun tapi sayang tidak bisa dijangkau karena medan yang sangat curam. malam pertama di mata air 1 membuat mood langsung meledak karena ada beberapa candaan khas dari kakak-kakak profesinal antara Ncek, Mpe Ilham dan Ijul hahahahaa
2.  Campground 2 (Cikasur)

Cikasur

 apa yang anda bayangkan ketika anda mendengar kata cikasur??? -___-! :D hahaha cikasur amat sangat besaaarr dari yang saya bayangkan! dari sejarah yang saya dengar cikasur dulunya adalah markas penjajah jepang dan dicikasur terdapat 2 tempat lepas landas pesat (tapi saya nggak tau yang mna hahaha) intinya cikasur sangat besar! selain itu terdapat aliran sungai jernih yang dipenuhi tumbuhan air. suhu dicikasur tergolong extreem karena disini embun pagi bukanlah berbentuk cair tapi es, semua memadat menjadi es termasuk jemuran saya (celana, kaos dalam dan kaos) saya sempat cuci baju di cikasur kemudian saya jemur tapi kelupaan dan akhirnya menjadi es! hahaha


3. Campground 3 & 4 (Cisentor)

Cisentor
Cisentor merupakan campground yang lumayan strategis, sekaligus merupakan pertemuan jalur anatra Bremi dan Banderan, tempatnya tidak begitu luas tapi kondisi hutan lebih tertutup, kami menghabiskan waktu 2 malam di sini malam pertama sebagai pengganti istirahat setelah perjalan dari Cikasur dan malam kedua setelah SummitAttack. disini air juga berlimpah.

Cisentor
Semalam di Cisentor sempat terjadi hal yang lumayan membuat kaget. yang pertama, tenda kami dikelilingi babi dikarenakan para pendaki sembarangan membuang sisa-sisa logistic yang memancing hewan untuk mendekat dan memakan, hewan yang kami maksud adalah babi hutan, ukuran lumayan besar :D

Cisentor
4. Summit Attack Argopuro, Rengganis & Arca

Puncak Rengganis

Puncak Rengganis

Puncak Rengganis

Puncak Argopuro

Puncak Argopuro

Puncak Argopuro
betapa indahnya gunung ini, spesial tiada tanding dari gunung lainnya, mnyimpan jutaan sejarah tanpa fakta dan banyak versi. berpuluh-puluh sabana terbentang luas disini, cikasur yang begitu amat sangat besaaarr! asli! air yang melimpah memudahkan pendaki disertai dengan tumbuhan salada air yang banyak fungsi, ladang edelwais juga terhampar luas disini. tempat ini sangat indah asli. berdiri kokoh 3 puncak yang menandakan keagunganNya.
Rengganis puncak bebatuan kapur dengan view RAUNG (kalo cerah keliatan) puncak argopuro yang menyimpan sejarah dan masih ada beberapa anak tangga peninngalan dari kerajaan yang dibangun dahulu tapi kita nggakl ke puncak arca :( deket tapi tracknya ngeselin asli. summitAttack berangkat pukul 8 pagi berjalan naik turun bukit melewati pos RawaEmbik, rawa embik merupakan salah 1 pos transit yang menyediakan air yang cukup luas untuk banyak tenda :) tapi di rawa embik dinginnya bukan main (kata temen). pukul 11 siang kami sampai di puncak rengganis, pukul 12 di argopuro kemudian turun istirahat dan pukul 2 kami turun menuju pos cisentor, dan pukul 5 sore kami sampai dicisentor.

5. Danau Taman Hidup

Danau Taman Hidup
Menuju danau taman hidup tidaklah mudah dari apa yang saya bayangkan, saya pikir ini adalah medan terberat menurutku ^_^. dari cisentor pukul 8 pagi kami berjalan berurutan paling depan ada bang ncek dan belakang bang mpe (mereka ahli di tempat ini haha) awalnya kita hanya melewati sabana sabana dan sabana setelah hampir 2 jam lebih bergantilah ke semak belukar yang kadang diapit tumbuhan Gardenia palmate atau yang sering akrab dengan nama tumbuhan jancukan(dancuk dancuk dancuk) walaupun belum merasakan evek sampingnya tapi kalu mendengar namanya kita sudah bisa menebak, pasti sakit namanya aja jancuk haha. dengan track yang sama dengan track kemarin, naik turun bukit, sabana, hutan, bebatuan, sungai lembah. tapi ada 1 yang berbeda yaitu hutan lumut, sebelum menuju hutan lumut kita akan disuguhi hutan juga tapi nggak begitu padet tertutup sedikit terbukalah. sesampai diujung bukit langsung ngejossss turuuun lumayan kerasa di dengkul haha. setelah turunan lebih dari 1-2 jam sampailah kami di hutan lumut, hutan tertutup yang sebenarnya tampak indah tapi juga mengerikan 2 jam-an kami berjalan dihutan lumut dengan view seperti di film Twilight (asli serius) bener-bener waaw hutan lumut. ketika melewati hutan ini kami terpecah menjadi 2 kelompok dari mereka yang kuat dan mereka yang kuat tapi nyantai, dan saya masuk bagian yang kuat tapi nyantai hahaa, dan tibalah kelompok kuat tapi nyantai di danau Taman Hidup, danau yang tenang (nggak seperti ranu kumbolo) ini lebih alami memang kecil tapi view disini spesial, secara batin disini saya menemukan kenyamanan dan yang paling utama yaitu kekeluargaan. saya begitu salut pada mereka yang menjadi rombongan saya naik di argopuro ini secara sadar merekalah yang membuat pandakian ini begitu istimewa, kekeluargaan begitu erat, saling menolong, peduli, mereka top dah! asli!.

Danau Taman Hidup
malam terakir di argopuro sangat istimewa kami sembat canda bareng duduk bareng bareng didepan tenda dan saling ketawa ketiwi seperti kalo tempat ini adalah milik kami sementara. dan itu langka!karena secara fisik kami udah tidak punya tenaga extra untuk buang waktu seperti ini. tapi kenyataan berbeda makan malam bareng-bareng di pinggir danau Taman Hidup adalah makan malam ter indah bagi saya, ini keluarga & teman



Estimasi Biaya ARGOPURO (dari Solo) 2014
1. Kreta api Solo - Surabaya Rp. 55.000
2. Bus Surabaya - Besuki Rp. 35.000
    *bisa 2 kali naik bus, turun di Probolinggo kemudian naik bus lagi ke Besuki
3. Besuki Banderan Rp. 250.000
    *Pick Up, Sekali jalan & dibagi 12 org
4. Siamaksi Rp. 20.000/@
    *Kusus simaksi silahkan lebih Update lagi, kemarin jadi masalah antara seiklashnya dan 20K/@
5. Sewa angkot Bremi - Besuki Rp. 30.000/@
6. Bus Besuki - Surabaya Rp. 15.000



Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer